Memendam Emosi pada Perempuan Berpotensi Ganggu Kesehatan Mental dan Sistem Imun

By Admin, 23 Maret 2026

Sunset in the mountains

Pernyataan dokter Qorry Amanda menjadi sorotan di media sosial setelah ia membahas dampak kebiasaan menahan emosi terhadap kesehatan. Dalam penjelasannya, ia menyoroti bahwa perempuan sebaiknya tidak terus-menerus menahan tangis karena dapat berdampak pada kondisi tubuh.

Menurutnya, banyak perempuan terbiasa memendam perasaan dan berusaha selalu terlihat kuat. Kebiasaan ini, tanpa disadari, dapat menjadi tekanan tersendiri bagi kesehatan mental.

Menahan Emosi dan Risiko Stres Berkepanjangan

Sunset in the mountains

(Sumber : X @insidefolkative)

Memendam emosi dalam waktu lama dapat memicu stres berkepanjangan. Ketika perasaan tidak tersalurkan, tubuh akan terus berada dalam kondisi tertekan.

Stres yang berlangsung lama ini dapat mengganggu keseimbangan hormon dan memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Dalam jangka panjang, hal ini tidak hanya berdampak pada mental, tetapi juga pada kesehatan fisik secara keseluruhan.

Qorry Amanda menjelaskan bahwa kondisi emosional yang terpendam dapat berkaitan dengan munculnya berbagai gangguan kesehatan, seperti penyakit autoimun hingga kanker.

Hal ini berkaitan dengan konsep psikoneuroimunologi, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antara pikiran, emosi, sistem saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Dalam konsep ini, stres emosional yang berkepanjangan dapat memengaruhi cara kerja sistem imun dalam melindungi tubuh.

Ketika sistem imun terganggu, tubuh menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Menangis sebagai Bentuk Pelepasan Emosi

Menangis merupakan salah satu cara alami tubuh untuk melepaskan tekanan emosional. Mengekspresikan perasaan, termasuk melalui tangisan, dapat membantu meredakan stres yang selama ini dipendam.

Karena itu, mengungkapkan emosi bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan mental.

Meski demikian, menjaga kesehatan tidak hanya bergantung pada pengelolaan emosi. Pola hidup sehat, dukungan sosial, serta kemampuan mengelola stres secara positif juga berperan penting.

Kesehatan mental dan fisik saling berkaitan. Memberi ruang untuk merasakan dan mengekspresikan emosi menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesejahteraan diri secara menyeluruh.